Sun. Jul 3rd, 2022

JANGAN KHAWATIR, INI CARA MENGATASI KIPI PADA ANAK

Virus Covid 19 di Indonesia banyak membuat khawatir seluruh masyarakat terlebih lagi para orang tua. Mereka takut si kecil juga ikut terpapar oleh Virus ini. Program vaksin yang dicanangkan pemerintah sejak tangal 22 Januari 2021 telah berjalan hingga saat ini. Kurang lebih 151.821.843 masayarakat Indonesia telah di beri vaksin lengkap yakni Dosis yang pertama dan kedua per Maret 2021. 193.658.864 masyarakat Indonesia di vaksin dengan rentang usia 12 Tahun.

Awalnya vaksin ini mengutamakan para lansia dan orang yang mempunyai penyakit bawaan. karena para lansia dan orang dengan komorbid memiliki resiko tinggi terpapar virus Covid 19. Namun saat ini usia 6 tahun pun bisa memulai vaksin.

Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), vaksin untuk anak 6 – 12 tahun aman, dan telah mendapatkan izin dari BPOM. Namun para orang tua khawatir akan KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi) atau efek vaksin covid. Mengingat banyaknya orang dewasa yang mengeluh akan efek yang dirasakan setelah vaksin. Namun yang perlu orang tua ketahui ada dua efek samping. Efek samping lokal dan efek samping umum. Efek samping umum seperti rasa lelah, mual, dan kurang aktifnya si kecil. Efek lokal seperti bengkak di bekas suntikan. Tapi tak semua anak merasakan efek samping tersebut.

MACAM – MACAM KIPI PADA ANAK USIA 6 – 12 TAHUN

Berikut ini ialah KIPI yang umumnya muncul pada anak :

  • Demam di atas 37,7 derajat celcius
  • Anak akan merasakan sakit kepala
  • Nyeri sendi pada otot dan sendi pada anak
  • Anak merasakan mual atau muntah
  • Anak merasa mudah lelah
  • Anak akan merasakan gejala mirip flu
  • Mungkin juga anak aka menggigil 1 hingga 2 hari.
  • Bisa juga anak akan diare

CARA MENGATASINYA

Cara mengatasi KIPI atau efek vaksin covid cukup mudah. Caranya sebagai berikut:

  1. Cukup beristirahat saat merasa lelah, merasa nyeri pada sendi dan otot
  2. Minum air putih yang cukup untuk mencegah dehidrasi
  3. Minum obat jika memiliki efek yang cukup parah seperti: demam, sakit kepala, mual dan diare.

By admin